Waqeefa Bersama Endatoe Foundation Salurkan Bantuan Alat Shalat Untuk Dua Wilayah Terdampak Banjir di Aceh

Aceh 8 Januari 2026- Kebutuhan alat shalat kerap menjadi salah satu yang paling mendesak setelah banjir menerjang. Sarung, mukena, dan perlengkapan ibadah lain banyak yang rusak atau hilang terendam lumpur. Menjawab kebutuhan ini, Endatoe Foundation berperan sebagai mitra implementator dalam penyaluran bantuan alat shalat di dua wilayah Aceh: Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pada 6 Januari 2026, dan Desa Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, pada 7 Januari 2026.

Kabupaten Aceh Utara sendiri tercatat sebagai salah satu dari 16 dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang terdampak bencana, sekaligus salah satu wilayah dengan dampak paling parah. Ratusan warga di Langkahan tampak berkumpul menyambut kedatangan bantuan, menggambarkan betapa besar skala kebutuhan yang harus dijawab bersama.

Penyalur utama program ini adalah Shadia Waqeefa, dengan dukungan kolaborasi dari Brothers-Benz Indonesia Jakarta Chapter dan Yayasan Ibnu Sina Peduli melalui inisiatif “Hands for Help”. Bantuan berupa sarung tenun dan mukena dikemas dalam kardus-kardus yang disiapkan di posko sebelum didistribusikan langsung kepada warga terdampak. 

Di lapangan, warga penerima manfaat  mulai dari remaja hingga ibu-ibu  tampak menerima bantuan dengan menunjukkan kartu ucapan terima kasih dari para mitra, sebuah cara sederhana untuk mengapresiasi uluran tangan yang datang dari berbagai penjuru. Sinergi lintas komunitas dan organisasi ini menjadi bukti bahwa pemulihan pasca banjir di Aceh membutuhkan dan mendapat dukungan luas, tidak hanya soal logistik pangan tetapi juga kebutuhan spiritual warga.

Endatoe Foundation mengucapkan terima kasih kepada Waqeefa, Brothers-Benz Indonesia Jakarta Chapter, dan Yayasan Ibnu Sina Peduli atas kepercayaan menjadikan Endatoe sebagai mitra implementator di lapangan, serta kepada #SahabatEndatoe yang terus mendukung setiap penyaluran bantuan bagi warga Aceh.