
BIREUEN, 12 November 2025 — Di balik setiap lantunan ayat suci yang menggema dari bilik-bilik pesantren, selalu ada denyut perjuangan sunyi yang kerap terabaikan. Para guru ngaji berdiri teguh sebagai garda terdepan penjaga lentera ilmu agama. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang mendedikasikan seluruh waktu dan energinya untuk membimbing generasi muda merajut masa depan di atas fondasi iman. Di tengah kesahajaan hidup yang mereka jalani, ketulusan dan keikhlasan para pengajar ini senantiasa konsisten merawat ilmu di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian mendalam terhadap para penjaga cahaya Al-Qur’an tersebut, sebuah langkah nyata dihadirkan tepat pada 12 November 2025. Melalui pilar program Endatoe Care, Endatoe Foundation menyalurkan bantuan santunan tunai secara khusus kepada para guru ngaji di Pondok Pesantren Darul Islam yang terletak di Desa Cot Tufah, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.
Program kebaikan yang direalisasikan pada hari ini merupakan wujud kepedulian sosial yang digerakkan langsung oleh Endatoe Foundation di lapangan melalui pilar Endatoe Care. Kehadiran para relawan membawa titipan amanah yang menyasar tepat kepada empat orang guru ngaji di pesantren tersebut. Keempat pendidik ini selama ini dikenal sangat gigih mendedikasikan diri mereka untuk mendidik para santri demi mencetak generasi yang berakhlak mulia.
Dalam realitas sehari-hari, tantangan ekonomi kerap menjadi ujian tersendiri bagi para pendidik di lembaga keagamaan tradisional. Sebagian besar guru ngaji mengabdikan diri secara sukarela dan menggantungkan harapan hidup dari berbagai ladang usaha lain yang serba terbatas. Di tengah dinamika kehidupan yang terus berjalan, pemenuhan kebutuhan harian keluarga terkadang menjadi beban tersendiri yang harus dihadapi di sela-sela kesibukan mengajar.
Melihat dedikasi mulia tersebut, santunan tunai yang diserahkan melalui pilar Endatoe Care hari ini hadir sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi sekaligus menjadi wujud pelukan moral yang menguatkan langkah para guru ngaji dalam menjalankan tugas mulia mereka.
Raut wajah haru dan senyum kelegaan terpancar jelas dari para guru ngaji penerima manfaat saat menerima santunan tersebut secara langsung. Dukungan finansial ini memberikan kelegaan berarti bagi mereka beserta keluarga untuk terus melanjutkan pengabdian mendidik anak bangsa melalui ilmu agama dengan lebih tenang.
Pihak pengurus Pesantren Darul Islam menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Endatoe Foundation melalui pilar Endatoe Care serta seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam aksi sosial ini.
Melalui penyaluran ini, diharapkan semangat dan ketulusan para guru ngaji di Desa Cot Tufah senantiasa terjaga. Menyalurkan ilmu dengan hati yang tenang adalah kunci utama untuk melahirkan generasi Qur’ani yang tangguh. Kepedulian yang terjalin hari ini melalui Endatoe Care menjadi bukti bahwa ketulusan pengabdian para guru ngaji senantiasa mendapat tempat dan perhatian di tengah masyarakat.